Bukan Saatnya Membusuk dan tak berguna

CIK
Iwan Fals
Cepat kemari calon istriku
Ajarkan aku setiap pagi cium mesra bibirmu
Larilah dekap tubuhku erat
Otakku buntu aku tak tahu hadapi soal serupa itu
Nona cantik calon istriku tolonglah aku
Pikat hatiku dengan tingkahmu
Sebelum kita siap arungi
Lautan luas penuh tantangan
Tampak perahu kecil kita menunggu di dermaga
Riak gelombang suatu rintangan
Ingat itu pasti kan datang
Karang tajam sepintas seram
Usah gentar bersatu terjang
Ulurkan tanganmu
Pasti kugenggam jarimu
Kecup mesra hatiku
Rintangan kuyakin pasti berlalu
Ulurkan tanganmu
Pasti kugenggam jarimu
Kecup mesra hatiku
Rintangan kuyakin pasti berlalu
Riak gelombang suatu rintangan
Ingat itu pasti kan datang
Karang tajam sepintas seram
Usah gentar bersatu terjang
Cepat kemari calon istriku
Ajarkan aku setiap pagi
Kucium mesra jidatmu
Larilah dekap tubuhku erat
Otakku buntu aku tak tahu
Hadapi soal serupa itu
Nona cantik calon istriku tolonglah aku
Pikat hatiku dengan tingkahmu
Sebelum kita siap arungi
Lautan luas penuh tantangan
Tampak perahu kecil kita menunggu di dermaga
=============================================================
Bukan saaatnya sekarang dan hari ini kau membusuk dan tak berguna kawan…. tapi saatnya kini engkau berlari dan mencari hingga disudut-sudut kehidupanmu, seseorang yang katanya adalah tulah rusukmu….. yang mungkin akan temanimu menyaksikan indahnya rona pagi yang hilangkan embun atau warna jinga di ufuk barat ketika hari mengantar mentari ke peraduan… yang dengan lembut menyentuh bahumu ketika pagi untuk sadarkanmu dari indahnya mimpi…. yang menyapamu dengan lembut ketika kau menghilang dari rutinitas…….. yang wanginya akan kau ciumi setiap hari…… yang akan berikan buah cinta yang akan ceriakan hari-harimu……
Hari ini bukan saatnya kau membusuk dan tak berguna kawan…. tapi saatnya kau berlari dan berlari mengejarnya….. berjuang dan terus berjuang untuk memikatnya…..
hari ini bukan saatnya membusuk dan tak berguna kawan…. tapi saatnya kau tumpahkan segala resahmu yang kau pendam…. tumpah kan seribu kasih yang telah membeku….
teruslah berjuang kawan….. teruslah mecari kawan….. hingga saatnya kau berhenti dan bukan ini hari kawan…..
############# Buat Ise yang lagi berjuang mencari si tulang rusuk ###########
